10 Perbedaan Pengiriman Cargo dan Reguler 2024, Jangan Keliru!

Ahlinesia.com – Apabila sering melakukan aktivitas belanja online, kamu pasti tidak asing dengan istilah pengiriman menggunakan cargo atau reguler. Namun, apakah kamu tahu apa perbedaan pengiriman cargo dan reguler?

Jika kamu ingin terjun dalam bisnis online yang berkaitan dengan proses mengirim barang, maka perlu mengetahui cara packing, ekspedisi terbaik, jenis-jenis layanan pengiriman, termasuk reguler dan cargo. Pasalnya, transportasi yang digunakan serta estimasi pengirimannya berbeda.

Perbedaan paling menonjol antara reguler dan cargo terletak pada wilayah cakupan pengantaran. Pengiriman reguler biasanya melayani pengiriman barang dengan wilayah jangkauan terbatas, sedangkan cargo mengacu pada pengiriman barang bermuatan besar dengan jarak relatif jauh.

Perbedaan Pengiriman Cargo dan Reguler

Perbedaan Cargo dan Reguler
Perbedaan Cargo dan Reguler

Untuk memberikan kemudahan kepada setiap konsumen, jasa ekspedisi menyediakan fasilitas pengiriman barang dalam skala kecil hingga besar. Selain itu, layanan yang disediakan juga semakin beragam. Dua jenis layanan pengiriman paling populer saat ini adalah reguler dan cargo.

Perbedaan pengiriman paket reguler dan cargo dapat dilihat dari proses pengemasan, berat barang yang dikirimkan, hingga tarif masing-masing layanan. Di bawah ini adalah perbedaan antara kedua layanan tersebut:

1. Perbedaan Tarif Pengiriman Cargo dan Reguler

Perbedaan Tarif Pengiriman
Perbedaan Tarif Pengiriman

Layanan reguler dan cargo memiliki tarif pengiriman berbeda. Pasalnya, jenis layanan reguler menggunakan penghitungan paket per 1 kg, sedangkan tarif layanan cargo dihitung per 10 kg. Jadi, untuk memakai layanan cargo, minimal berat paket yang dikirim adalah 10 kg.

Karena paket yang dikirimkan lebih banyak, otomatis tarif pengiriman layanan cargo lebih murah jika dibandingkan dengan reguler. Hanya saja, jika kamu ingin mengirim paket dalam jumlah kecil, lebih direkomendasikan untuk menggunakan layanan reguler.

Oleh sebab itulah, sebaiknya sesuaikan jenis layanan yang akan dipilih dengan kebutuhan. Sederhananya, apabila hendak mengirimkan barang dalam jumlah sedikit, pilih layanan reguler karena tarifnya relatif lebih murah.

2. Perbedaan Berat Paket

Perbedaan Berat Paket
Perbedaan Berat Paket

Setiap ekspedisi memiliki ketentuan mengenai minimal berat barang yang akan dikirimkan, termasuk pada jenis layanan cargo. Umumnya, berat minimum untuk kategori pengiriman cargo adalah 10 kg dengan bobot maksimal bisa mencapai angka 50 kg hingga 100 kg.

Berbeda dengan layanan pengiriman reguler yang tidak mempunyai minimum berat, mulai dari 0 kg hingga maksimal 10 kg. Jadi kalau mau mengirim paket di bawah 1 kg, maka bisa gunakan layanan reguler.

Selain itu, layanan cargo biasanya juga menyediakan beberapa jenis pengiriman yang bisa dipilih pengguna sesuai keinginan, yaitu LTL / Less Than Truckload dan FTL / Full Truckload.

Ekspedisi JNE misalnya, minimum berat paket yang diterapkan pada layanan cargo adalah 10 kg. Apabila bobot barang kurang dari 10 kg, maka akan dikenakan tarif minimum 10 kg. Jadi kalau berat paket kamu hanya 9 kg, maka kamu tetap harus membayar 10 kg.

3. Perbedaan Jenis Paket

Perbedaan Jenis Paket
Perbedaan Jenis Paket

Perbedaan pengiriman cargo dan reguler selanjutnya terletak pada jenis paket yang dikirimkan. Biasanya layanan reguler mengacu pada barang dengan berat yang relatif ringan dan berukuran kecil, sedangkan layanan cargo khusus untuk mengirim barang dalam jumlah besar atau berukuran besar.

Jenis barang yang dikirimkan melalui pengiriman reguler meliputi dokumen, pakaian, makanan, produk skincare, gadget, dan sejenisnya. Sedangkan layanan cargo dapat dimanfaatkan untuk mengangkut barang berat, termasuk sepeda motor, furniture, mobil, alat berat, dan sebagainya.

Sebelum melakukan pengiriman paket, kamu bisa menyesuaikan jenis barang dengan layanan pengiriman pilihan agar tidak salah dalam menggunakan layanan dari ekspedisi pengiriman.

4. Perbedaan Estimasi Pengiriman Cargo dan Reguler

Perbedaan Estimasi Pengiriman
Perbedaan Estimasi Pengiriman

Dari segi estimasi atau perkiraan sampai paket antara reguler dan cargo juga berbeda. Karena biasanya, layanan reguler menawarkan estimasi waktu sampai mulai 1 – 3 hari. Sedangkan pada layanan cargo, estimasinya bisa lebih lama, yakni sekitar 3 – 14 hari.

Hal ini sangat wajar, mengingat paket yang dikirimkan melalui reguler adalah barang ringan dan berukuran kecil sehingga lebih mudah proses pengirimannya. Selain itu, pengiriman reguler juga biasanya dilakukan melalui moda transportasi udara atau darat.

Sementara pada cargo, rute pengantaran akan berbeda. Karena barang yang akan dikirimkan jumlahnya relatif banyak atau ukurannya besar, maka armada transportasi yang digunakan juga beda. Biasanya, pengiriman cargo menggunakan kapal laut dan truk cargo.

5. Perbedaan Packing

Perbedaan Packing
Perbedaan Packing

Perbedaan pengiriman cargo dan reguler beda dari segi packing atau pengemasan. Sebagian besar paket reguler biasanya dikemas menggunakan material plastik, kardus, atau paper bag yang dilapisi dengan bubble wrap di bagian dalam untuk menjaga keamanan barang.

Pada layanan cargo, bahan packing yang digunakan antara lain adalah, plastik jumbo, karung, kardus, hingga peti kayu dan sampul khusus untuk memproteksi paket. Hal ini sangat wajar, mengingat pengiriman cargo lebih rawan karena pengiriman dilakukan dalam jumlah besar.

6. Perbedaan Fasilitas

Perbedaan Fasilitas
Perbedaan Fasilitas

Fasilitas yang disediakan pada kedua jenis layanan pengiriman ini juga berbeda. Reguler biasanya ditangani secara normal, sedangkan cargo menyediakan layanan pengemasan khusus. Terutama untuk barang atau produk yang membutuhkan penanganan berbeda.

Pengguna layanan cargo juga biasanya tidak akan disulitkan dengan proses packing, karena bisa menggunakan layanan pengemasan yang disediakan pihak jasa ekspedisi pengiriman.

Dari segi fasilitas pengiriman, seluruh paket reguler akan langsung diantarkan ke alamat penerima. Sementara paket cargo hanya akan diantarkan pada stasiun, bandara, terminal, atau kantor cabang. Nantinya, penerima paket akan menjemput sendiri paket pesanannya.

7. Perbedaan Kantor Operasional

Perbedaan Kantor Operasional
Perbedaan Kantor Operasional

Layanan pengiriman reguler memang memiliki kantor operasional (cabang) yang lebih banyak dan tersebar hampir di berbagai penjuru Indonesia. Untuk pengiriman cargo, jumlah kantor operasionalnya lebih sedikit dan biasanya hanya terdapat di kota-kota besar saja.

Hal ini terbilang lumrah, mengingat minimnya pengguna layanan cargo di daerah kabupaten, kecamatan, dan pedesaan. Masyarakat umumnya lebih berminat terhadap pengiriman reguler karena barang yang dibutuhkan juga sedikit dan berukuran kecil.

8. Pengguna Layanan Pengiriman

Pengguna Layanan Pengiriman
Pengguna Layanan Pengiriman

Salah satu perbedaan pengiriman hemat reguler dan cargo selanjutnya terletak pada konsumen atau pengguna layanan pengiriman. Layanan reguler biasanya melayani pengiriman paket dari konsumen secara umum, khususnya yang ingin mengirim barang dalam jumlah sedikit atau bobot ringan.

Layanan cargo lebih mengacu pada pengiriman barang berjumlah banyak atau bobot ringan yang cenderung lebih riskan sehingga memerlukan penanganan spesial. Oleh karena itulah, pengiriman cargo tidak begitu direkomendasikan untuk digunakan mengirim barang dalam jumlah sedikit.

FAQ

FAQ
Pengiriman via cargo apakah diantar sampai rumah?

Bisa, paket akan diantar ke rumah sesuai alamat tujuan.

Berapa kg minimal pengiriman cargo?

Jika menggunakan pengiriman kargo, minimal berat barang harus mencapai paling tidak 10 kg atau 50 kg (tergantung pada ketentuan penyedia layanan).

Kenapa ongkir cargo murah?

Karena tarif pengiriman dihitung berdasarkan berat paket minimal 10 kg, dan bisa mengirim banyak barang dalam sekali waktu.


Pengiriman reguler umumnya digunakan oleh para penjual yang berkecimpung dalam pengiriman barang dalam jumlah kecil, misalnya seller marketplace. Penggunaan layanan reguler memungkinkan konsumen untuk menerima paket secara langsung, tanpa harus pergi ke kantor cabang ekspedisi.

Sedangkan pengiriman cargo biasanya telah bekerjasama dengan perusahaan atau vendor tertentu karena paket yang dikirimkan memiliki bobot berat dan dalam jumlah besar. Setelah memahami perbedaan pengiriman cargo dan reguler, sekarang kamu bisa lebih mudah dalam menentukan jenis pengiriman yang sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Bayu Kurniawan

SEO Specialist di Ahlinesia, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.

Tinggalkan komentar