Pengiriman Overload 2024 : J&T, JNE, TIKI, POS, Lazada & Shopee

Pengiriman Overload  2024 – Ketika sedang berbelanja online, kamu pasti sering mendengar istilah overload. Istilah ini sering muncul pada jasa ekspedisi seperti Pos Indonesia, Anteraja, Ninja Xpress, Paxel, JNE, J&T, SiCepat, TIKI, dan lainnya. 

Pengiriman overload menyebabkan paket tertunda, jadi paket akan datang lebih lama dari estimasi pengiriman yang diberikan jasa ekspedisi. Biasanya pengiriman yang overload terjadi saat ada flash sale, diskon besar-besaran, hari besar seperti idul fitri atau natal, akhir tahun, dan lainnya.

Banyaknya barang yang harus dikirim oleh jasa ekspedisi membuat pengiriman menjadi overload. Tapi apa arti overload dalam online shop? Mengapa bisa jasa ekspedisi mengalami overload sehingga paket menjadi tertunda? Kalau kamu ingin tahu, simak pembahasan di bawah ini.

Apa itu Overload?

Apa itu Overload
Apa itu Overload

Hampir semua jasa ekspedisi mempunyai kapasitas maksimal dalam menangani barang pada satu harinya. Apabila barang yang perlu dikirim melebihi batas maksimal pengiriman, bisa dipastikan jasa ekspedisi akan mengalami overload.

Secara singkat, overload berarti kelebihan beban. Lebih lengkapnya, overload terjadi dikarenakan banyaknya barang yang perlu dikirim, akan tetapi tidak seimbang dengan kapasitas operasional jasa ekspedisinya.

Pengiriman overload menyebabkan barang menumpuk sehingga jasa ekspedisi sulit untuk mengantarkan paket secara normal seperti biasanya. Biasanya paket-paket yang overload akan disimpan di gudang atau fasilitas pengiriman seperti gudang atau kantor cabang.

Overload Berapa Lama?

Kalau sebuah jasa ekspedisi mengalami overload, berapa lama paket akan sampai ke lokasi tujuan? Pengiriman overload pada masing-masing jasa ekspedisi mempunyai waktu dan penanganan yang berbeda.

Namun biasanya, lama estimasi pengiriman untuk paket yang mengalami kendala overload adalah 1 minggu atau mungkin lebih karena tergantung kepada antrian. Jadi paketmu akan dikirim sesuai antrian pada saat paket masuk gudang atau fasilitas penyimpanan.

Misalnya lama pengiriman paket overload yang terjadi pada ekspedisi J&T akan berbeda dengan JNE atau TIKI karena masing-masing ekspedisi mempunyai cara sendiri-sendiri dalam menangani paket yang overload.

Untuk informasi lebih jelas, kamu bisa bertanya pada customer service jasa ekspedisi yang kamu gunakan.

Penyebab Pengiriman Overload

Penyebab Pengiriman Overload
Penyebab Pengiriman Overload

Setiap jasa ekspedisi pasti akan mengalami overload apabila barang yang perlu dikirim melebihi kapasitas operasionalnya. Oleh karena itu, kamu perlu cermat saat memilih jasa ekspedisi dan kapan waktu yang tepat untuk mengirim paket.

Kalau diamati, overload yang terjadi pada jasa ekspedisi sebenarnya bukan tanpa sebab. Ada beberapa hal yang membuat pengiriman menjadi overload dan membuat jasa ekspedisi kewalahan dalam menangani paket-paket yang ada, apa sajakah itu?

1. Masa Liburan

Penyebab pengiriman overload pertama adalah karena sedang musim liburan seperti hari raya idul fitri atau natal. Selain itu, memasuki akhir tahun juga menyebabkan ekspedisi menjadi overload karena banyak paket yang harus dikirim oleh jasa ekspedisi.

2. Marketplace Sedang Flash Sale

Penyebab kedua adalah marketplace sedang berulang tahun atau memberikan flash sale besar-besaran, jadi banyak toko online menawarkan promo diskon hingga gratis ongkos kirim yang membuat masyarakat Indonesia berbelanja.

Ketika masyarakat Indonesia banyak yang membeli menggunakan promo, diskon, atau flash sale secara bersamaan, maka pengiriman bisa saja overload.

3. Gudang Ekspedisi Penuh

Pengiriman yang overload juga bisa disebabkan karena gudang yang penuh dan petugas kesulitan melakukan sortir. Maka dari itu, pengiriman harus antri dan paket sengaja ditumpuk untuk menunggu kurir datang mengambil paket dan akan dikirim ke lokasi tujuan.

4. Keterbatasan Sumber Daya

Penyebab terakhir adalah jumlah sumber daya ekspedisi yang terbatas, baik itu kurir maupun moda transportasi jasa ekspedisi itu sendiri. Keterbatasan itulah yang membuat proses pengiriman menjadi terhambat.

Cara Menghindari Pengiriman Overload

Cara Menghindari Pengiriman Overload
Cara Menghindari Pengiriman Overload

Kalau kamu menjadi salah satu konsumen yang terdampak dari pengiriman paket overload, mau tidak mau kuncinya kamu harus sabar menunggu hingga paketmu diantar di luar waktu yang diestimasikan.

Lalu bagaimana cara supaya bisa terhindar dari pengiriman yang overload? Kalau kamu tidak mau terjebak dengan pengiriman overload, simak cara menghindarinya berikut ini :

1. Hindari Belanja Online Ketika Masa Libur Panjang

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk menghindari pengiriman overload yaitu hindari belanja online saat masa liburan. Contoh yang paling sering terjadi overload adalah ketika hari raya lebaran dan juga akhir tahun.

Apalagi saat menjelang lebaran, hampir setiap jasa ekspedisi pasti akan mengalami overload karena banyak orang yang saling kirim parcel, hadiah atau hampers. Banyak juga orang yang membeli baju lebaran dan berbagai macam barang untuk menyiapkan hari raya idul fitri.

Begitu juga dengan akhir tahun, banyak marketplace juga sering memberikan diskon sehingga masyarakat Indonesia banyak yang berbelanja online. Kalau kamu ingin membeli barang secara online, pastikan beli sebelum masa liburan.

2. Pilih Layanan Pengiriman yang Cepat

Kamu bisa pilih jasa ekspedisi yang menyediakan layanan cepat sampai seperti instant, Same Day, dan Next Day. Ketika kamu menggunakan layanan tersebut, maka estimasi waktu pengirimannya akan lebih cepat dibandingkan layanan reguler.

Jika kamu menggunakan layanan cepat sampai, maka biaya pengirimannya akan lebih mahal daripada layanan reguler. Selain estimasi pengirimannya lebih cepat, jasa ekspedisi juga menyediakan asuransi jika barang yang dikirimkan melebihi estimasi pengiriman.

3. Kontak Jasa Pengiriman

Saat mengalami overload, kamu bisa bertanya langsung pada customer service jasa ekspedisi yang menangani paketmu. Tanya pada cs penyebab pengiriman terlambat dan minta solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Jasa ekspedisi biasanya akan menawarkan mu untuk mengambil sendiri paket di kantor. Kalau kamu tidak mau ambil ke kantor karena lokasinya yang jauh, maka kamu perlu bersabar untuk menunggu paket mu diantar ke lokasi tujuan.

4. Mengambil Paket ke Kantor Pengiriman

Ketika kamu cek resi dan mengetahui jika paket ternyata ada di kantor yang dekat dengan lokasi, maka kamu bisa mengambil paket ke kantor tersebut. Jika lokasinya tidak terlalu jauh, tidak ada salahnya mengambil langsung daripada harus menunggu kurir mengantarkan paket yang overload.

Pastikan kamu membawa sebuah kartu identitas dan sertakan nomor resi untuk syarat mengambil paket di kantor cabang ekspedisi.

5. Menghindari Membeli Barang Ketika Flash Sale

Selanjutnya, pastikan kamu tidak belanja online saat marketplace sedang flash sale besar-besaran. Setiap tanggal cantik seperti 10.10, 11.11, 12.12, setiap marketplace pasti menawarkan flash sale, diskon besar, promo hingga gratis ongkos kirim untuk menarik orang berbelanja.

Banyak orang pasti akan tergoda untuk membeli barang dengan harga murah seperti saat flash sale, promo, dan gratis ongkir, hal itu membuat pengiriman menjadi overload. Jadi jika tidak mau paket datang terlambat, kamu lebih baik jangan belanja saat sedang ada flash sale atau tanggal cantik.

6. Diskusi dengan Seller Sebelum Membeli

Kalau kamu ingin terhindar dari pengiriman overload, ada baiknya jika kamu berkomunikasi dengan seller sebelum memutuskan untuk beli barang tersebut. Kamu bisa tanyakan kepada seller, jasa ekspedisi mana yang bisa cepat mengirimkan paket.

Tanyakan juga apa saja faktor yang menyebabkan paket diantar melebihi estimasi pengiriman, kalau kamu sudah tahu masalahnya, maka minta solusi supaya paketmu bisa dikirim dengan cepat dan terhindar dari overload.

7. Pilihlah Jasa Ekspedisi dengan Review Bagus

Cara menghindari pengiriman overload selanjutnya adalah pilih jasa pengiriman yang bisa menangani barangmu dengan baik dan bisa mengirim barang dengan cepat. Saat ini, ada banyak layanan pengiriman yang menawarkan harga murah.

Kamu jangan hanya tergiur dengan harganya yang murah, tapi carilah jasa ekspedisi yang reviewnya bagus dan bisa antarkan barang dengan aman sampai ke lokasi tujuan. Kamu perlu tahu, bahwa tidak semua jasa ekspedisi punya cabang di setiap daerah dan itu bisa menyebabkan paketmu datang terlambat.

8. Rutin Cek Resi

Cara yang terakhir untuk terhindar dari pengiriman overload adalah dengan selalu update mengenai status pengiriman. Sebagai pembeli, kamu perlu teliti tentang info terupdate tentang barang yang sedang dibeli.

Cobalah untuk selalu cek resi secara berkala, ekspedisi terpercaya pasti akan menyediakan fasilitas tracking untuk pantau lokasi barang. Jika ada masalah ketika proses pengiriman, kamu bisa langsung menghubungi jasa ekspedisi terkait.

Contohnya, ketika paket kamu masih stuck di satu lokasi dan tidak segera berganti meski sudah sehari berlalu, kamu bisa langsung hubungi customer service jasa ekspedisi tersebut untuk dapatkan solusi dan paketmu bisa segera diantarkan.


Kamu perlu cek resi menggunakan nomor resi agar bisa tahu status pengiriman terbaru pada paket yang sedang dibeli. Dengan rutin tracking, kamu bisa tahu apakah paketmu terkena overload atau tidak, apalagi kalau kamu belanja online saat musim libur atau flash sale.

Jika barangmu terkena overload, maka komunikasikan dengan seller atau pihak ekspedisi supaya paketmu bisa ditangani dengan baik. Setiap jasa ekspedisi pasti punya solusi untuk menangani paket yang overload agar konsumen tidak panik dan cemas.

Kalau kamu tidak mau terdampak pengiriman overload, pastikan untuk menghindari hal-hal yang sudah dijelaskan diatas. Pengiriman yang overload akan membuat paketmu lebih lama dikirim dan barang akan datang terlambat.

Bayu Kurniawan

SEO Specialist di Ahlinesia, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.